News Update :


Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group - Konsistensi Untuk Negeri



Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group -  Konsistensi Untuk Negeri

Oleh: Fandi Adhitya
             
           CEO(Chief Executive Officer) atau dalam bahasa Indonesia berarti Pejabat Eksekutif Tinggi merupakan jabatan tertinggi di suatu perusahaan dan mempunyai tugas untuk memimpin suatu perusahaan dan bertanggung jawab untuk kestabilan perusahaan tersebut. Namun gelar CEO lebih banyak ditafsirkan sebagai Presiden Direktur atau Direktur Utama dalam suatu perusahaan. Dalam banyak organisasi, CEO malah digambarkan lebih tinggi daripada Presiden Direktur(Presdir) dari suatu perusahaan. Sebab ia mempunyai tugas yang lebih luas daripada Presiden Direktur dan sering juga dikombinasikan dengan Chairman of The Board. Disamping itu, terdapat pula CEO yang memilki peran ganda. Artinya, selain sebagai Chief of The Board, ia juga sebagai Chief of The Operational Officer. (sumber : Wikipedia)

            Berbicara tentang CEO, maka sudah sewajarnya juga apabila kita membahas tentang perusahaan karena CEO dan perusahaan bagaikan 2 sisi mata uang yang sampai kapanpun takkan pernah bisa dipisahkan. Sesuai judul diatas, maka kali ini yang akan kita bahas adalah Bakrie Group.
            Apa sih Bakrie Group?, sebuah pertanyaan yang sangat mengherankan apabila ditanyakan ketika kita sedang membahas mengenai perusahaan di Indonesia. Tidak bermaksud membesar-besarkan nama “Bakrie Group”, tapi memang seperti itulah kenyataannya. Semua orang Indonesia pasti tau siapa atau apakah Bakrie Group itu. Sebuah perusahaan dagang terkemuka di Indonesia yang bergerak diberbagai bidang diantaranya perkebunan, telekomunikasi, pertambangan, pendidikan, olahraga, dan masih banyak lainnya. Bakrie Group juga membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian negara. Tidak heran jika perusahaan dengan rambahan bidang sebanyak itu menjadi salah satu perusahaan nomor wahid di Indonesia.
            Bakrie Group didirikan oleh Achmad Bakrie dan H. Abu Yamin 70 tahun yang lalu di Teluk Betung. Achmad Bakrie sendiri adalah ayah dari pimpinan Bakrie Group saat ini yaitu Aburizal Bakrie. Beliau mulai mempelajari tentang perusahaan dagang modern sejak masih bekerja di NV Van Gorkom, yang tidak lain adalah perusahaan dagang milik Belanda.
            Perusahaan sebesar Bakrie Group pastinya tidak dibangun dalam sekejap mata. Melalui perjuangan selama berpuluh-puluh tahun serta berkat kerja keras dan keuletan pendiri dan penerusnya dalam meningkatkan mutu dan kualitas produk mereka, membuat Bakrie Group sampai sekarang tetap konsisten dalam merambah dan merajai dunia perdagangan dalam negeri. Tidak hanya untuk kepentingan perusahaan semata, tapi juga sebagai wujud nyata baktinya kepada negeri tercinta.
Dalam kesempatan kali ini, saya akan mencoba menggali inspirasi pada diri saya untuk menganalisa Strengths(kekuatan), Weaknesses(kelemahan), Opportunities(peluang), serta Threats(ancaman) dari Bakrie Group itu sendiri dengan menempatkan diri saya diposisi CEO perusahaan. Sungguh pengalaman yang tak terbayangkan apabila saya akan memimpin perusahaan sebesar Bakrie Group.

Strengths(kekuatan)
            Sebagai salah satu perusahaan nomor wahid di Indonesia dengan jangkauan dan rambahan bidang yang sangat luas, terlebih pemimpinnya saat ini adalah ketua umum Partai Golkar, pastinya membuat nama Bakrie Group sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Selain itu, integritas yang diterapkan oleh Bakrie Group juga menambah kekuatan perusahaan ini. Inilah kekuatan utama dari Bakrie Group yang akan saya gunakan sebagai pemain kunci untuk mengendalikan sumber kekuatan yang lain. Nama besar Bakrie Group memiliki potensi yang begitu menjanjikan, khususnya sebagai media promosi untuk produk diberbagai cakupan bidang yang dikuasai perusahaan.
            Budget melimpah menjadi kekuatan Bakrie Group selanjutnya. Disokong dengan anggaran yang cukup besar, tentunya memudahkan CEO Bakrie Group untuk menjalin relasi bisnis dengan perusahaan besar lain, baik dalam maupun luar negeri, serta membangun jaringan-jaringan di daerah-daerah dengan pasar potensial.
            Sumber Daya Manusia(SDM) yang berkualitas selalu dapat menghasilkan kreasi-kreasi dan inovasi baru yang tentunya harus dimanfaatkan agar dapat menghasilkan brand product yang menguasai pasar. Team yang solid, kompeten, loyal, sehat, dan kompak yang sudah bekerja sama dalam waktu yang cukup lama juga pasti akan terus konsisten dalam menjaga denyut nadi perusahaan.
            Bermodalkan karyawan-karyawan berkualitas maka akan dengan cepat membentuk team yang solid dan kompak dalam mewujudkan cita-cita perusahaan. Dalam jangka panjang, nantinya team inilah yang akan menopang keberlangsungan cita-cita Bakrie Group untuk konsisten memajukan negeri.
            Investasi dan modal yang ditanam diberbagai bidang juga sudah pasti akan membuahkan hasil. Tinggal bagaimana cara saya sebagai CEO dan team saya untuk selalu menjaga agar investasi dan modal itu tetap hidup. Ibarat pohon yang kita tanam dan kita beri pupuk, maka selama kita menjaga dan merawat pertumbuhannya dengan ketekunan dan keuletan, sudah barang tentu kita akan mendapatkan buah secara terus menerus.

 Weaknesses(kelemahan)
            Salah satu kelemahan Bakrie Group yang saya lihat adalah permasalahan nama baik. Kurang cepat dan tepatnya langkah yang diambil oleh pimpinan Bakrie Group dalam penyelesain masalah Lumpur Lapindo adalah salah satu pemicu munculnya nada miring dan pesimis dari masyarakat. Saya akui memang tidak mudah untuk menemukan kunci penyelesaian masalah ini. Apalagi anggaran dana yang didistribusikan untuk mengganti rugi rumah-rumah penduduk yang menjadi korban sudah mampet. Hal ini semakin diperparah dengan pemberitaan media secara sepihak yang hanya menuntut untuk upaya penyelesian. Namun paling tidak sebagai seorang CEO Bakrie Group saya tetap harus melakukan usaha-usaha secara represif.
            Untuk itu, saya akan membentuk tim khusus untuk menyelesaikan masalah ini. Tim tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya tim penanganan semburan lumpur dan tim yang melakukan pendekatan-pendekatan terhadap masyarakat. Untuk menangani semburan lumpur, tentunya kita membutuhkan ahli-ahli baik dari dalam maupun luar negeri. Dari tim yang saya bentuk, saya menuntut keberhasilan dan tetap berharap adanya mukjizat yang akan Tuhan berikan untuk penyelesaian masalah ini.
            Sebagai CEO yang yang peduli kepada masyarakat, tentunya saya tidak bisa hanya berpangku tangan dan bergantung pada tim yang saya bentuk. Saya akan turun langsung ke lapangan untuk berbicara dari hati ke hati dengan penduduk yang menjadi korban. Saya akan menceritakan seperti apa perjuangan tak kenal lelah Bakrie Group dalam menangani masalah Lumpur Lapindo. Selain itu, penderitaan masyarakat pun harus saya catat dan kemudian akan saya jadikan motivasi untuk terus mengupayakan penyelesaian masalah ini.
            Selain masalah Lumpur Lapindo, kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Bakrie Group terhadap produk-produknya juga menjadi salah satu kelemahan yang harus dibenahi. Pembagian dana produksi dan promosi yang tepat dan bijak merupakan salah satu cara cerdas untuk memecahkan masalah ini. Untuk apa memproduksi produk dengan skala besar apabila tidak dibarengi dengan promosi dan iklan yang sepadan. Alangkan lebih baiknya apabila kita menyeimbangkan antara dana produksi dan promosi.
            Harusnya, sebagai CEO saya bisa memanfaatkan media elektronik yang dimiliki Bakrie Group. Bakrie Telecom dan VIVA Media Group—antv, tvOne, dan vivanews.com akan saya jadikan sebagai media promosi produk-produk Bakrie Group. Selain tentunya dapat mensosialisasikan produk-produk Bakrie Group, saya juga dapat menghemat anggaran yang akan dikeluarkan.
            Kurang baiknya manajemen dari suatu bidang yang dibawahi oleh Bakrie Group juga menjadi kelemahan yang perlu penangannan serius. Konsistensi untuk mengembangkan dan mempertahankan apa yang telah diraih menjadi tekad dan niat yang harus selalu tertanam pada karyawan-karyawan Bakrie Group. Motivasi harus diberikan sejak dini, lebih baik lagi apabila diberikan sejak pertama kali seleksi karyawan baru. Dengan terbentuknya karakter karyawan yang berkualitas, loyal dan selalu serius saat bekerja pasti akan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada.

Opportunities(peluang)
            Banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk menghasilkan keuntungan. Selain tentunya merauk income yang lebih, juga untuk mengembangkan potensi yang dimiliki Indonesia, baik dari alamnya, masyarakatnya, maupun dari kebudayaannya. Namun bukan berarti kita menjual kekayaan milik negeri secara ilegal, sebaliknya kita kembangkan kekayaan itu tanpa memisahkan antara satu dengan yang lainnya. Inilah yang disebut dalam semboyan Bakrie Group yaitu “Bakrie Untuk Negeri”.
            Analisis dan observasi tentunya menjadi faktor penting penentu kesuksesan dari pengembangan peluang itu sendiri. Maka dari itu, perlu dilakukan observasi diberbagai sektor dari aspek yang akan dikembangkan. Observasi juga tidak semata hanya menganalisa hal-hal yang bersifat materiil, tetapi juga lebih mendalami hal non materiil. Tentunya akan lebih bijak apabila kesuksesan yang diraih nantinya bukan hanya untuk keuntungan perusahaan semata, namun juga sebagai upaya memajukan daerah-daerah yang kita kembangkan sebagai peluang usaha. Janganlah lupa bahwa apabila kita mendapatkan suatu keuntungan dari seseorang, maka kita harus berterima kasih kepada orang tersebut.
            Diusianya yang sudah mencapai 70 tahun, Bakrie Group bukan lagi “anak bau kencur”. Sudah sepatutnya di usia yang sematang itu sebagai sebuah perusahaan modern saya jadikan sebagai motivasi dan alasan kuat untuk terus mendongkrak dan mempertahankan prestasi.
            Memperluas jaringan dan rambahan bidang adalah pilihan cerdas saya sebagai seorang CEO. Menganalisa apa yang sedang menjadi trend di masyarakat, kemudian mengembangkannya menjadi sebuah peluang bisnis. Bidang transportasi, telekomunikasi, pariwisata, pertanian, perkebunan, dan fashion adalah beberapa bidang menjanjikan yang akan saya kembangkan.
            Media massa maupun elektronik menjadi penyumbang inspirasi yang harus diperhatikan. Kesempatan emas selalu ada apabila saya sebagai CEO jeli dalam melihat peluang. Salah satu contoh peluang itu datang dari dalam negeri tepatnya pada bidang transportasi. Apa salahnya jika Bakrie Group menanamkan modalnya sebagai investasi pada ESEMKA. Walaupun Bakrie Group sudah punya Bakrie Mobility, upaya ini saya pikir juga penting sebagai salah satu bentuk konsistensi untuk negeri. Bakrie Group harus berupaya mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak SMK. Caranya yaitu dengan menyuntikkan modalnya supaya kelangsungan produksi mobil ESEMKA ini terus berjalan. Terlebih dari itu, memberikan pelatihan melalui ahli-ahli profesional merupakan cara lain. Bukan semata hanya untuk kepentingan siswa, tapi juga bagi kepentingan perusahaan. Dengan diberikannya pelatihan tersebut, maka diharapkan mereka akan terus menghasilkan karya-karya baru yang laku dipasaran.
            Selama ini masyarakat Indonesia bertanya-tanya, “kapankah Indonesia bisa bikin mobil sendiri?”. Itulah wujud dari harapan yang sangat besar untuk kemajuan negeri ini. Sudah saatnya Indonesia menguasai dunia transportasi dan otomotif Asia Tenggara, bahkan dunia. Untuk itu, saya sebagai CEO Bakrie Group akan berusaha untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah serta pihak ESEMKA itu sendiri untuk mewujudkan ESEMKA sebagai Mobil Nasional(Mobnas).
            Selain pada transportasi darat, saya juga melihat peluang bisnis pada transportasi udara. Mungkin akan lebih bagus juga jikalau Bakrie Group bisa membuat maskapai penerbangan dalam negeri. Dengan luasnya wilayah di Indonesia, pasti membuat kebutuhan akan transportasi udara meningkat. Saya harap, peluang ini juga dipertimbangkan kedepannya. Namun, besarnya modal yang harus dikeluarkan menjadi salah satu alasan penghambat dari rencana pengembangan usaha disektor ini. Maka rasanya sangat realistis kalau rencana pengembangan bisnis ini dipikirkan dan direncanakan sematang mungkin.
Ini baru permulaan, masih banyak perubahan yang harus saya ciptakan. Cobalah lihat Korea!, cobalah lihat Jepang!. Mereka memiliki perusahaan-perusahaan yang sukses dibidang Fashion, sehingga membuat kedua negara itu kini menjadi kiblat mode Asia bahkan dunia. Bakrie Group harus bisa belajar dari kesuksesan meraka serta berani mencoba peruntungan dibidang ini.
            Semua negara mengenal Batik, semua orang Indonesia cinta Batik. Lalu apa yang kita tunggu. Sudah saatnya kita merambah dunia Fashion. Banyak perancang mode Indonesia yang bisa kita ajak bekerja sama untuk merancang model-model pakaian bergaya modern dengan bahan utama Batik. Dengan ketekunan dan keuletan maka niscaya akan banyak perusahaan asing yang berminat menanamkan modalnya di bidang ini. Suntikan dana tentunya membuat usaha ini akan semakin berkembang. Sungguh merupakan suatu kesuksesan apabila kita dapat membuat mode Fashion Batik Bakrie Group menjadi salah satu komoditi ekspor.
            Di bidang telekomunikasi, kita semua tahu bahwa Bakrie Group sudah menancapkan kukunya cukup lama. Esia, salah satu provider layanan telekomunikasi di Indonesia adalah milik Bakrie Telecom. Namun selama ini Esia justru masih berada dibalik bayang-bayang provider lain seperti Telkomsel dan Indosat. Banyak hal yang harus dibenahi apabila kita ingin Esia menjadi provider nomor satu di Indonesia. Beberapa hal itu adalah permasalahan kualitas handphone, permasalahan sinyal, permasalahan layanan berkualitas dan permasalahan sosialisasi.
            Untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan itu, maka saya sebagai CEO akan menunjuk perusahaan pembuat handphone berkualitas. Kemudian akan saya tunjuk orang-orang yang ahli dibidang pertelekomunikasian untuk membangun tower-tower pendistribusi sinyal di daerah-daerah. Setelah itu, saya akan mencari orang-orang dengan kreatifitas tinggi yang mampu menghasilkan layanan-layanan dengan promo gratis, yang tentunya akan kita olahpadukan dengan strategi pemasaran yang jitu. Sebagai tahap akhir atau finishing, suntikan dana pastinya sangat dibutuhkan untuk menunjang tahapan-tahapan yang sudah direncanakan sebelumnya termasuk dalam tahap sosialisasi atau pengiklanan.
            Indonesia adalah negara agraris, itulah semboyan negeri kita tercinta ini yang dulu saya pelajari ketika saya duduk dibangku Sekolah Dasar. Tapi kenyataannya, sekarang Indonesia pun harus mengimport sembako, sayur, dan buah-buahan. Lalu apa artinya semboyan tadi. Saya sebagai CEO Bakrie Group tentunya turut prihatin dengan keadaan yang sangat memilukan ini. Tetapi, ucapan rasa prihatin pun tidak akan cukup untuk mengembalikan kejayaan negeri ini. Jadi, semua kembali pada semboyan “Bakrie Untuk Negeri”, yang akan selalu saya gunakan sebagai landasan untuk membangun Indonesia serta mengembangkan usaha bisnis perusahaan.
            Masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang harus dikembangkan. Sia-sia rasanya apabila suatu daerah yang memiliki potensi alam yang sangat luar biasa menjanjikan, namun tidak terkelola dengan baik. Terlebih masyarakat sekitar tidak memiliki pengetahuan untuk mengolah potensi-potensi tersebut menjadi komoditi bernilai tinggi. Apalagi juga tidak ada fasilitas yang bisa digunakan untuk mengolah hasil alam disekitar mereka. Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk Bakrie Group.
            Kita kembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah tersebut. Pulau Sumatra dan Kalimantan terkenal dengan perkebunan kelapa sawitnya dan mungkin Bakrie Group sudah mengambil kesempatan itu. Namun bagaimana dengan daerah Timur?, mereka memiliki potensi yang luar biasa dan Sumber Daya Alam(SDA) yang melimpah. Bukan hanya sekedar minyak, gas, batubara dan emas saja, tetapi juga produk perkebunannya.
            Minyak kayu putih salah satunya. Harganya yang relatif mahal dan selalu dicari, membuat peluang usaha dibidang ini cukup terbuka. Peluang inilah yang saya lihat sangat menjanjikan. Kita hanya butuh sebuah pabrik penyulingan minyak kayu putih dan beberapa ahli khususnya untuk mengembangkan bibit  tanaman tersebut. Kalau soal lahan, saya pikir tidak ada masalah karena dilahan tanduspun tanaman tersebut dapat tumbuh dan berkembang. Kita juga harus bekerja sama dengan penduduk sekitar untuk kita pekerjakan, dan sudah pasti menambah lapangan pekerjaan.  
            Tidak cukup hanya terpaku didataran rendah saja, tetapi dataran tinggi pun harus kita kembangkan dan perkebunan teh dan tembakau saya kira adalah salah satu pilihan tepat. Tembakau Indonesia dikenal dunia karena memiliki cita rasa yang khas tergantung dari masing-masing daerah penghasilnya. Saya pikir disektor ini modal Bakrie Group juga harus ditanamkan.
            Sebagai seorang CEO, tentunya saya masih belum puas dengan hanya merambah segelintir bidang diatas. Bidang pariwisata adalah salah satu sektor penting sebagai indikator maju dan berkembangnya suatu negara. Cobalah lihat Singapura!, Cobalah lihat Thailand!, Cobalah lihat Malaysia!. Tak dapat dipungkiri, mereka memang lebih maju daripada Indonesia dalam bidang pariwisata. Sebenarnya fasilitas-fasilitas pariwisata di Indonesia tidaklah kalah dengan negara-negara tersebut. Tetapi soal manajemen dan pengembangannya memang mereka lebih berhasil ketimbang Indonesia. Tetapi walau begitu, objek-objek pariwisata di Indonesia tetap laris manis diserbu oleh wisatawan yang datang dari berbagai kota ditanah air.
Peluang inilah yang saya lihat sebagai sebuah kesempatan emas. Belajar dari kesuksesan Dunia Fantasi(Dufan) dan Trans Studio Bandung dalam menyediakan wahana-wahana permainan yang seru dan menantang untuk dicoba, saya pikir untuk selanjutnya Bakrie Group juga patut mencoba peruntungan dibidang ini. Sebagai CEO, saya berencana untuk membangun kompleks wahana permainan yang bisa diberi nama “Bakrie Land” atau “Bakrie Studio”. Kemudian untuk anggaran dana pembangunannya, saya akan berusaha untuk menjalin kerja sama dengan sponsor yang berminat ikut serta mendanai pembangunan proyek ini.
Setelah sekian banyak usaha yang akan saya lakukan dari beberapa bidang diatas, tentunya kurang lengkap apabila kita lupa untuk meminta dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tuhanlah yang menentukan nasib kita kedepannya, tanpa ridho dan rahmatnya, maka niscaya kita tidak akan berhasil. Namun selain tentunya berdoa dan meminta, wujud rasa syukur dan terima kasih kita kepada Tuhan juga dapat kita salurkan kepada sesama manusia. Saya pikir berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu juga merupakan suatu keharusan. Suatu  bentuk dedikasi Bakrie Group untuk negeri dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung.
Membagikan sembako, pakaian pantas pakai, mengadakan operasi katarak, bibir sumbing dan hernia, serta khitanan masal gratis merupakan beberapa cara yang akan saya laksanakan untuk membantu meringankan beban hidup saudara-saudara kita. Tanpa mereka Bakrie Group tidak akan sampai di hari ini, tanpa mereka Bakrie Group tidak akan setinggi ini, dan tanpa mereka juga Bakrie Group tidak akan sekuat ini. Sudah saatnya Bakrie Group lebih menggiatkan untuk pelaksanaan sumbangan-sumbangan amal semacam ini sebagi wujud konsitensi untuk negeri.

Threats(ancaman)
            Semakin tinggi pohon, maka semakin kencang pula anginnya. Peribahasa itu sangat tepat untuk menggambarkan Bakrie Group dan ancaman-ancaman yang selalu mengintainya. Akan terlihat sangat bodoh apabila saya sebagai CEO Bakrie Group takut pada ancaman-ancaman itu. Dan apabila itu terjadi, maka bukan tidak mungkin Bakrie Group akan terjerembak di jurang kehancuran. Selalu waspada dalam melihat ancaman adalah tameng paling ampuh yang dapat digunakan. Tentunya dengan dibarengi suatu usaha untuk mengatasi duri-duri penghambat tersebut.
            Ancaman yang selau mengintai Bakrie Group dapat muncul dari manapun, baik dari dalam maupun dari luar perusahaan. Karyawan-karyawan yang selalu dituntut untuk bekerja siang dan malam tanpa diberikan perhatian juga bisa menjadi bumerang bagi kelangsungan perusahaan. Jangan sampai karyawan-karyawan yang sudah bekerja sejak lama menjadi tidak betah bekerja untuk Bakrie Group. Ketegasan dan kebijaksanaan dari sang atasan menjadi kunci untuk membangun suatu lingkaran yang kuat bagaikan rantai baja. Kebersamaan akan membuat para karyawan menjadi lebih betah untuk bekerja. Atasanpun harus cepat mengatasi gesekan-gesekan yang timbul diantara karyawannya. Bonus lebih saya rasa juga sudah sepantasnya diberikan kepada mereka yang berprestasi, sehingga mampu memacu karyawan lain untuk berlomba-lomba menciptakan karya-karya baru nan inovatif.
            Relasi bisnis Bakrie Group juga bisa menghadirkan ancaman apabila kita tidak waspada. Membangun kerja sama yang kuat namun juga saling menguntungkan harus selalu diprioritaskan. Jangan sampai rekan bisnis Bakrie Group merasa “tertipu” dan nantinya akan mengancam balik. Hal ini pasti akan sangat berbahaya dan dapat “membunuh” Bakrie Group secara perlahan-lahan. Maka dari itu, kerja sama yang sehat dan transparan namun tetap diramu dengan strategi-strategi jitu tentunya harus tetap dipertahankan.
           
            Huh.., tidak disangka dan tidak dinyana, akhirnya saya bisa menuangkan sedikit apa yang ada dalam benak pikiran saya pada artikel ini. Tidak dapat saya bayangkan seperti apa rasanya menjadi seorang CEO. Namun satu hal yang saya tau, CEO adalah seorang pilihan yang benar-benar kompeten dan selau dituntut untuk terus bekerja keras dalam mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Lelah, penat, stres dan jenuh,iItulah pasti yang selalu dirasakan oleh seorang CEO. Dua kata yang tepat untuk menggambarkan CEO Bakrie Group adalah, “LUAR BIASA”. Mudah-mudahan sedikit angan dan buah pikiran saya dapat menjadi inspirasi bagi Bakrie Group untuk memulai suatu perubahan dan mempertahankan konsistensinya untuk negeri.
            Sekian, terima kasih.
Oleh: Fandi Adhitya

Anda sedang membaca artikel tentang Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group - Konsistensi Untuk Negeri dan anda bisa menemukan artikel Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group - Konsistensi Untuk Negeri ini dengan url http://wawasanfadhitya.blogspot.com/2012/05/andai-aku-menjadi-ceo-bakrie-group.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group - Konsistensi Untuk Negeri ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group - Konsistensi Untuk Negeri sebagai sumbernya.

Share on :
Bookmark and Share
| | 8 comments



Artikel Terkait

8 comments:

Adang N M I mengatakan...

semoga terus konsisten..
sukses selalu.
Blogwalking Sore sambil mengundang rekan blogger sekalian
Kumpul di Lounge Event Tempat Makan Favorit
sukses selalu
Salam Bahagia

Fandi Adhitya mengatakan...

ok thanks

林磊 mengatakan...

2015-10-5 leilei
Coach Diaper Bag Outlet
louis vuitton outlet stores
abercrombie store
hollister clothing
nike air max 90
Jordan 4 Shoes For Sale
Authentic Air Jordan 13 shoes for sale
coach factory outlet
ugg boots sale
Air Jordan 6 Champagne Bottle
Michael Kors Handbags Clearance Outlet
Cheap Ray Ban Wayfarer
Jordan 3 Retro 2015
timberland outlet
Coach Outlet Online Discount Sale
michael kors outlet
canada goose jackets
michael kors outlet
michael kors outlet online
Michael Kors Outlet Online Deals Huge

方松腾 mengatakan...

tiffany jewelry
ugg boots
air jordan shoes
michael kors handbags sale
michael kors handbags
ferragamo shoes
ralph lauren polo shirts
timberland outlet
adidas jeremy scott
jordan shoes
ralph lauren outlet
lebron 12
louis vuitton bags on sale
abercrombie fitch
louis vuitton handbags
ugg clearance
valentino shoes
fitflops shoes
nfl jerseys wholesale
nike air max
adidas outlet store
ferragamo shoes
louis vuitton outlet online
omega watches
nike air max 90
michael kors outlet
ferragamo outlet
converse sneakers
nike huarache
mac makeup

风骚达哥 mengatakan...

louis vuitton handbags
nike uk
michael kors outlet online
tory burch sale
nike air max 90
louis vuitton handbags
louis vuitton
kobe shoes 11
ghd flat iron
nike roshe runs
coach factory outlet
coach outlet
ray ban sunglasses
vans shoes
michael kors handbags
nike nfl jerseys
jordan 3 infrared
nike uk
oakley outlet
lebron james shoes 13
michael kors outlet
replica watches for sale
polo ralph shirts
cheap oakley sunglasses
oakley sunglasses wholesale
nike roshe flyknit
cheap jordan shoes
coach outlet
louis vuitton handbags
gucci outlet
jordan shoes
hollister clothing
true religion outlet
lebron 12
michael kors outlet
kate spade handbags
ralph lauren
adidas shoes
cheap ray ban sunglasses
coach outlet
20166.28chenjinyan

Mie Helal mengatakan...

I'm going to highly recommend this web site!

http://www.prokr.net/2016/09/furniture-transfer-companies-2.html
http://www.prokr.net/2016/09/furniture-transfer-companies.html
http://www.prokr.net/2016/09/furniture-transfer-companies-61.html
http://www.prokr.net/2016/09/furniture-transfer-companies-60.html
http://www.prokr.net/2016/09/furniture-transfer-companies-59.html

aaa kitty20101122 mengatakan...

nike huarache
nike air force 1
yeezy boost 350
authentic jordans
michael kors outlet store
yeezy boost
cheap jordans
yeezy boost
lacoste outlet
cheap jordans

adidas nmd mengatakan...

packers jerseys
christian louboutin shoes
philadelphia eagles jerseys
coach outlet online
nike huarache
ugg outlet
air jordan 4
christian louboutin outlet
golden state warriors
ugg outlet

Komentar di: Andai Aku Menjadi CEO Bakrie Group - Konsistensi Untuk Negeri

Berkomentarlah dengan sopan dan pastikan komentar anda bukan spam. Komentar spam akan dihapus.

 

Page Rank Check

Technology Blogs